Informasi Saham


()

high
low
open
volume

Aksi Nyata bagi Lingkungan

Petrosea percaya bahwa keberlanjutan lingkungan merupakan fondasi bagi masa depan yang berkelanjutan dan secara konsisten melaksanakan berbagai inisiatif di seluruh kegiatan operasional untuk meminimalkan dampak terhadap lingkungan, termasuk pengelolaan energi, pengendalian emisi, konservasi keanekaragaman hayati, serta pengelolaan limbah.

Kinerja Keberlanjutan 2025

Ikhtisar Lingkungan

Pengurangan Emisi Gas Rumah Kaca (Cakupan 1 & 2)
4.991,72 tCO2e
Lebih lanjut →

Petrosea berhasil menurunkan emisi dibandingkan base year 2023 melalui digitalisasi, peralihan penggunaan biodiesel dari B35 ke B40 dan penyesuaian aktivitas operasional di sejumlah proyek.

Limbah yang Didaur Ulang
311,07 ton
Lebih lanjut →

Petrosea menerapkan strategi pengelolaan limbah berdasarkan prinsip 3R (Reduce, Reuse & Recycle) dengan memisahkan limbah B3 dan non-B3 untuk memastikan masing-masing dikelola sesuai dengan karakteristik dan potensi risikonya.

Penanaman & Pemeliharaan Mangrove
1.063 bibit
Lebih lanjut →

Petrosea melaksanakan program penanaman dan pemeliharaan pohon mangrove secara berkelanjutan guna mengurangi risiko banjir dan erosi, serta menjaga keseimbangan keanekaragaman hayati di sekitar area operasional.

Konsumsi Biodiesel B40 di Area Operasional
95,38 %
Lebih lanjut →

Biodiesel B40 telah diterapkan di 95,38% lokasi operasional Petrosea untuk mengurangi emisi karbon sekaligus mendukung kebijakan Pemerintah Indonesia dalam melakukan transisi menuju energi yang lebih bersih dan berkelanjutan.

Total Air yang Digunakan dari Sumber Air Hujan & Air Limbah
418.664 m3
Lebih lanjut →

Petrosea memanfaatkan air hujan dan air limbah yang telah diolah untuk mendukung kegiatan operasional untuk mengurangi ketergantungan pada sumber air tawar sekaligus mendorong pengelolaan sumber daya air yang bertanggung jawab.

Konsumsi Energi Terbarukan
14,28 MWh
Lebih lanjut →

Petrosea memanfaatkan energi terbarukan yang dihasilkan dari panel surya di fasilitas pendukung dan sejumlah lokasi tambang guna mengurangi emisi karbon dari konsumsi listrik untuk mendukung kegiatan operasional.